Tampilkan postingan dengan label Anime Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anime Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Januari 2016

Kilas Balik Anime Jadul: Whistle!

Anime Whistle! berkisah tentang seorang anak remaja bernama Sho Kazamatsuri yang memutuskan pindah ke SMP Josui agar bisa bermain dalam tim sepak bola.

Kilas Balik Anime Jadul: Whistle!
Sebelumnya dia bersekolah di SMP Musashi-no-mori yang memiliki tim sepak bola terkuat di wilayahnya. Namun karena tingginya hanya sekitar 146 cm, Sho hanya menjadi pemain lapis ke-3, dan tidak pernah ikut dalam permainan. Itulah sebabnya dia pindah ke SMP Josui saat kelas 2 agar bisa bermain di lapangan.

Begitu sampai di Josui, Sho langsung disambut begitu istimewa oleh tim sepak bola. Mereka pikir Sho adalah pemain yang hebat mengingat dia adalah pindahan dari Musashi-no-mori. Belum sempat Sho menjelaskan keadaan sebenarnya, dia sudah diikutkan dalam latih tanding. Karuan Sho yang tidak pernah bertanding di lapangan menjadi bulan-bulanan pemain lain. 

Kejadian tersebut sungguh membuat Sho menjadi frustrasi. Baru sehari berangkat, besoknya Sho sudah membolos hingga berhari-hari. Selama membolos tersebut Sho berlatih bermain bola sendirian mengikuti trik-trik dalam video sepak bola yang diberikan oleh kakaknya.

Saat berlatih sendirian itulah dia bertemu dengan Mizuno, seniornya di klub sepak bola SMP Josui. Awalnya Mizuno menganggap Sho sebagai pengecut yang melarikan diri. Namun setelah bertanding melawan Sho 1 on 1 seminggu setelahnya, Mizuno menyadari ada sesuatu yang tidak biasa yang dimiliki oleh Sho.

Menyadari hal itu, Mizuno menantang tim inti sepak bola SMP Josui untuk bertanding. Awalnya tujuannya hanya agar Sho diterima di klub bola, tetapi kemudian berubah menjadi perebutan posisi kapten.

Mizuno yakin dengan bantuan Sho dan beberapa pemain cadangan lainnya dirinya bisa mengalahkan tim inti dan merebut posisi Kapten untuk membuat tim Josui menjadi lebih termotivasi menjadi juara, tidak hanya asal ikut kegiatan klub.

Hari pertandingan untuk memperebutkan posisi kapten pun dilaksanakan. Dan benar, Tim Mizuno yang berisi para pemain cadangan bisa mengalahkan tim inti. Mizuno menjadi kapten.

Namun masalah justru semakin rumit. Seluruh anggota tim inti memilih keluar dari klub. Menyisakan Mizuno, Sho dan beberapa pemain cadangan yang tidak genap 11 orang. 

Dan ternyata di SMP Josui masih ada satu lagi anak yang sangat berbakat dalam bermain bola. Namun dia memilih tidak ikut klub karena menurutnya tim SMP Josui tidak memiliki motivasi juara. 

Akankah anak tersebut bergabung lagi dalam tim SMP Josui yang baru? 
Akankah tim SMP Josui bisa mengumpulkan 11 pemain dan ikut dalam turnamen? 
Akankah cita-cita Mizuno dan Sho untuk dapat mengalahkan tim Musashi-no-mori bisa terwujud dalam tahun yang sama? 

Anime ini sangat menarik untuk disimak. Perjuangan Sho yang pantang menyerah untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional bagaimanapun keadaannya, patut untuk dijadikan contoh.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari anime yang pernah tayang di TV7 (Trans 7) setiap jam 6 sore ini. Memberikan motivasi bahwa semangat berjuang pantang menyerah dapat mengalahkan bakat sebesar apapun. Bahkan juga mampu menarik keluar bakat-bakat orang-orang disekitarnya.

Anime Whistle! berkisah tentang seorang anak remaja bernama Sho Kazamatsuri yang memutuskan pindah ke SMP Josui agar bisa bermain dalam tim sepak bola.

Kilas Balik Anime Jadul: Whistle!
Sebelumnya dia bersekolah di SMP Musashi-no-mori yang memiliki tim sepak bola terkuat di wilayahnya. Namun karena tingginya hanya sekitar 146 cm, Sho hanya menjadi pemain lapis ke-3, dan tidak pernah ikut dalam permainan. Itulah sebabnya dia pindah ke SMP Josui saat kelas 2 agar bisa bermain di lapangan.

Begitu sampai di Josui, Sho langsung disambut begitu istimewa oleh tim sepak bola. Mereka pikir Sho adalah pemain yang hebat mengingat dia adalah pindahan dari Musashi-no-mori. Belum sempat Sho menjelaskan keadaan sebenarnya, dia sudah diikutkan dalam latih tanding. Karuan Sho yang tidak pernah bertanding di lapangan menjadi bulan-bulanan pemain lain. 

Kejadian tersebut sungguh membuat Sho menjadi frustrasi. Baru sehari berangkat, besoknya Sho sudah membolos hingga berhari-hari. Selama membolos tersebut Sho berlatih bermain bola sendirian mengikuti trik-trik dalam video sepak bola yang diberikan oleh kakaknya.

Saat berlatih sendirian itulah dia bertemu dengan Mizuno, seniornya di klub sepak bola SMP Josui. Awalnya Mizuno menganggap Sho sebagai pengecut yang melarikan diri. Namun setelah bertanding melawan Sho 1 on 1 seminggu setelahnya, Mizuno menyadari ada sesuatu yang tidak biasa yang dimiliki oleh Sho.

Menyadari hal itu, Mizuno menantang tim inti sepak bola SMP Josui untuk bertanding. Awalnya tujuannya hanya agar Sho diterima di klub bola, tetapi kemudian berubah menjadi perebutan posisi kapten.

Mizuno yakin dengan bantuan Sho dan beberapa pemain cadangan lainnya dirinya bisa mengalahkan tim inti dan merebut posisi Kapten untuk membuat tim Josui menjadi lebih termotivasi menjadi juara, tidak hanya asal ikut kegiatan klub.

Hari pertandingan untuk memperebutkan posisi kapten pun dilaksanakan. Dan benar, Tim Mizuno yang berisi para pemain cadangan bisa mengalahkan tim inti. Mizuno menjadi kapten.

Namun masalah justru semakin rumit. Seluruh anggota tim inti memilih keluar dari klub. Menyisakan Mizuno, Sho dan beberapa pemain cadangan yang tidak genap 11 orang. 

Dan ternyata di SMP Josui masih ada satu lagi anak yang sangat berbakat dalam bermain bola. Namun dia memilih tidak ikut klub karena menurutnya tim SMP Josui tidak memiliki motivasi juara. 

Akankah anak tersebut bergabung lagi dalam tim SMP Josui yang baru? 
Akankah tim SMP Josui bisa mengumpulkan 11 pemain dan ikut dalam turnamen? 
Akankah cita-cita Mizuno dan Sho untuk dapat mengalahkan tim Musashi-no-mori bisa terwujud dalam tahun yang sama? 

Anime ini sangat menarik untuk disimak. Perjuangan Sho yang pantang menyerah untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional bagaimanapun keadaannya, patut untuk dijadikan contoh.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari anime yang pernah tayang di TV7 (Trans 7) setiap jam 6 sore ini. Memberikan motivasi bahwa semangat berjuang pantang menyerah dapat mengalahkan bakat sebesar apapun. Bahkan juga mampu menarik keluar bakat-bakat orang-orang disekitarnya.

Anime Whistle! berkisah tentang seorang anak remaja bernama Sho Kazamatsuri yang memutuskan pindah ke SMP Josui agar bisa bermain dalam tim sepak bola.

Kilas Balik Anime Jadul: Whistle!
Sebelumnya dia bersekolah di SMP Musashi-no-mori yang memiliki tim sepak bola terkuat di wilayahnya. Namun karena tingginya hanya sekitar 146 cm, Sho hanya menjadi pemain lapis ke-3, dan tidak pernah ikut dalam permainan. Itulah sebabnya dia pindah ke SMP Josui saat kelas 2 agar bisa bermain di lapangan.

Begitu sampai di Josui, Sho langsung disambut begitu istimewa oleh tim sepak bola. Mereka pikir Sho adalah pemain yang hebat mengingat dia adalah pindahan dari Musashi-no-mori. Belum sempat Sho menjelaskan keadaan sebenarnya, dia sudah diikutkan dalam latih tanding. Karuan Sho yang tidak pernah bertanding di lapangan menjadi bulan-bulanan pemain lain. 

Kejadian tersebut sungguh membuat Sho menjadi frustrasi. Baru sehari berangkat, besoknya Sho sudah membolos hingga berhari-hari. Selama membolos tersebut Sho berlatih bermain bola sendirian mengikuti trik-trik dalam video sepak bola yang diberikan oleh kakaknya.

Saat berlatih sendirian itulah dia bertemu dengan Mizuno, seniornya di klub sepak bola SMP Josui. Awalnya Mizuno menganggap Sho sebagai pengecut yang melarikan diri. Namun setelah bertanding melawan Sho 1 on 1 seminggu setelahnya, Mizuno menyadari ada sesuatu yang tidak biasa yang dimiliki oleh Sho.

Menyadari hal itu, Mizuno menantang tim inti sepak bola SMP Josui untuk bertanding. Awalnya tujuannya hanya agar Sho diterima di klub bola, tetapi kemudian berubah menjadi perebutan posisi kapten.

Mizuno yakin dengan bantuan Sho dan beberapa pemain cadangan lainnya dirinya bisa mengalahkan tim inti dan merebut posisi Kapten untuk membuat tim Josui menjadi lebih termotivasi menjadi juara, tidak hanya asal ikut kegiatan klub.

Hari pertandingan untuk memperebutkan posisi kapten pun dilaksanakan. Dan benar, Tim Mizuno yang berisi para pemain cadangan bisa mengalahkan tim inti. Mizuno menjadi kapten.

Namun masalah justru semakin rumit. Seluruh anggota tim inti memilih keluar dari klub. Menyisakan Mizuno, Sho dan beberapa pemain cadangan yang tidak genap 11 orang. 

Dan ternyata di SMP Josui masih ada satu lagi anak yang sangat berbakat dalam bermain bola. Namun dia memilih tidak ikut klub karena menurutnya tim SMP Josui tidak memiliki motivasi juara. 

Akankah anak tersebut bergabung lagi dalam tim SMP Josui yang baru? 
Akankah tim SMP Josui bisa mengumpulkan 11 pemain dan ikut dalam turnamen? 
Akankah cita-cita Mizuno dan Sho untuk dapat mengalahkan tim Musashi-no-mori bisa terwujud dalam tahun yang sama? 

Anime ini sangat menarik untuk disimak. Perjuangan Sho yang pantang menyerah untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional bagaimanapun keadaannya, patut untuk dijadikan contoh.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari anime yang pernah tayang di TV7 (Trans 7) setiap jam 6 sore ini. Memberikan motivasi bahwa semangat berjuang pantang menyerah dapat mengalahkan bakat sebesar apapun. Bahkan juga mampu menarik keluar bakat-bakat orang-orang disekitarnya.

Anime Whistle! berkisah tentang seorang anak remaja bernama Sho Kazamatsuri yang memutuskan pindah ke SMP Josui agar bisa bermain dalam tim sepak bola.

Kilas Balik Anime Jadul: Whistle!
Sebelumnya dia bersekolah di SMP Musashi-no-mori yang memiliki tim sepak bola terkuat di wilayahnya. Namun karena tingginya hanya sekitar 146 cm, Sho hanya menjadi pemain lapis ke-3, dan tidak pernah ikut dalam permainan. Itulah sebabnya dia pindah ke SMP Josui saat kelas 2 agar bisa bermain di lapangan.

Begitu sampai di Josui, Sho langsung disambut begitu istimewa oleh tim sepak bola. Mereka pikir Sho adalah pemain yang hebat mengingat dia adalah pindahan dari Musashi-no-mori. Belum sempat Sho menjelaskan keadaan sebenarnya, dia sudah diikutkan dalam latih tanding. Karuan Sho yang tidak pernah bertanding di lapangan menjadi bulan-bulanan pemain lain. 

Kejadian tersebut sungguh membuat Sho menjadi frustrasi. Baru sehari berangkat, besoknya Sho sudah membolos hingga berhari-hari. Selama membolos tersebut Sho berlatih bermain bola sendirian mengikuti trik-trik dalam video sepak bola yang diberikan oleh kakaknya.

Saat berlatih sendirian itulah dia bertemu dengan Mizuno, seniornya di klub sepak bola SMP Josui. Awalnya Mizuno menganggap Sho sebagai pengecut yang melarikan diri. Namun setelah bertanding melawan Sho 1 on 1 seminggu setelahnya, Mizuno menyadari ada sesuatu yang tidak biasa yang dimiliki oleh Sho.

Menyadari hal itu, Mizuno menantang tim inti sepak bola SMP Josui untuk bertanding. Awalnya tujuannya hanya agar Sho diterima di klub bola, tetapi kemudian berubah menjadi perebutan posisi kapten.

Mizuno yakin dengan bantuan Sho dan beberapa pemain cadangan lainnya dirinya bisa mengalahkan tim inti dan merebut posisi Kapten untuk membuat tim Josui menjadi lebih termotivasi menjadi juara, tidak hanya asal ikut kegiatan klub.

Hari pertandingan untuk memperebutkan posisi kapten pun dilaksanakan. Dan benar, Tim Mizuno yang berisi para pemain cadangan bisa mengalahkan tim inti. Mizuno menjadi kapten.

Namun masalah justru semakin rumit. Seluruh anggota tim inti memilih keluar dari klub. Menyisakan Mizuno, Sho dan beberapa pemain cadangan yang tidak genap 11 orang. 

Dan ternyata di SMP Josui masih ada satu lagi anak yang sangat berbakat dalam bermain bola. Namun dia memilih tidak ikut klub karena menurutnya tim SMP Josui tidak memiliki motivasi juara. 

Akankah anak tersebut bergabung lagi dalam tim SMP Josui yang baru? 
Akankah tim SMP Josui bisa mengumpulkan 11 pemain dan ikut dalam turnamen? 
Akankah cita-cita Mizuno dan Sho untuk dapat mengalahkan tim Musashi-no-mori bisa terwujud dalam tahun yang sama? 

Anime ini sangat menarik untuk disimak. Perjuangan Sho yang pantang menyerah untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional bagaimanapun keadaannya, patut untuk dijadikan contoh.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari anime yang pernah tayang di TV7 (Trans 7) setiap jam 6 sore ini. Memberikan motivasi bahwa semangat berjuang pantang menyerah dapat mengalahkan bakat sebesar apapun. Bahkan juga mampu menarik keluar bakat-bakat orang-orang disekitarnya.

Anime Whistle! berkisah tentang seorang anak remaja bernama Sho Kazamatsuri yang memutuskan pindah ke SMP Josui agar bisa bermain dalam tim sepak bola.

Kilas Balik Anime Jadul: Whistle!
Sebelumnya dia bersekolah di SMP Musashi-no-mori yang memiliki tim sepak bola terkuat di wilayahnya. Namun karena tingginya hanya sekitar 146 cm, Sho hanya menjadi pemain lapis ke-3, dan tidak pernah ikut dalam permainan. Itulah sebabnya dia pindah ke SMP Josui saat kelas 2 agar bisa bermain di lapangan.

Begitu sampai di Josui, Sho langsung disambut begitu istimewa oleh tim sepak bola. Mereka pikir Sho adalah pemain yang hebat mengingat dia adalah pindahan dari Musashi-no-mori. Belum sempat Sho menjelaskan keadaan sebenarnya, dia sudah diikutkan dalam latih tanding. Karuan Sho yang tidak pernah bertanding di lapangan menjadi bulan-bulanan pemain lain. 

Kejadian tersebut sungguh membuat Sho menjadi frustrasi. Baru sehari berangkat, besoknya Sho sudah membolos hingga berhari-hari. Selama membolos tersebut Sho berlatih bermain bola sendirian mengikuti trik-trik dalam video sepak bola yang diberikan oleh kakaknya.

Saat berlatih sendirian itulah dia bertemu dengan Mizuno, seniornya di klub sepak bola SMP Josui. Awalnya Mizuno menganggap Sho sebagai pengecut yang melarikan diri. Namun setelah bertanding melawan Sho 1 on 1 seminggu setelahnya, Mizuno menyadari ada sesuatu yang tidak biasa yang dimiliki oleh Sho.

Menyadari hal itu, Mizuno menantang tim inti sepak bola SMP Josui untuk bertanding. Awalnya tujuannya hanya agar Sho diterima di klub bola, tetapi kemudian berubah menjadi perebutan posisi kapten.

Mizuno yakin dengan bantuan Sho dan beberapa pemain cadangan lainnya dirinya bisa mengalahkan tim inti dan merebut posisi Kapten untuk membuat tim Josui menjadi lebih termotivasi menjadi juara, tidak hanya asal ikut kegiatan klub.

Hari pertandingan untuk memperebutkan posisi kapten pun dilaksanakan. Dan benar, Tim Mizuno yang berisi para pemain cadangan bisa mengalahkan tim inti. Mizuno menjadi kapten.

Namun masalah justru semakin rumit. Seluruh anggota tim inti memilih keluar dari klub. Menyisakan Mizuno, Sho dan beberapa pemain cadangan yang tidak genap 11 orang. 

Dan ternyata di SMP Josui masih ada satu lagi anak yang sangat berbakat dalam bermain bola. Namun dia memilih tidak ikut klub karena menurutnya tim SMP Josui tidak memiliki motivasi juara. 

Akankah anak tersebut bergabung lagi dalam tim SMP Josui yang baru? 
Akankah tim SMP Josui bisa mengumpulkan 11 pemain dan ikut dalam turnamen? 
Akankah cita-cita Mizuno dan Sho untuk dapat mengalahkan tim Musashi-no-mori bisa terwujud dalam tahun yang sama? 

Anime ini sangat menarik untuk disimak. Perjuangan Sho yang pantang menyerah untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional bagaimanapun keadaannya, patut untuk dijadikan contoh.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari anime yang pernah tayang di TV7 (Trans 7) setiap jam 6 sore ini. Memberikan motivasi bahwa semangat berjuang pantang menyerah dapat mengalahkan bakat sebesar apapun. Bahkan juga mampu menarik keluar bakat-bakat orang-orang disekitarnya.

Senin, 04 Januari 2016

7 Anime Olahraga yang wajib kalian tonton

Anime Olahraga selalu memiliki cerita yang sangat menarik dari waktu ke waktu. Jiwa muda yang selalu optimis seolah terbakar kembali untuk segera mewujudkan mimpi yang tertunda. Entah itu anime olahraga dengan kekuatan super yang tidak logis ataupun anime olehraga dengan trik unik yang masih logis, tetap saja menarik untuk dinikmati.

Untuk para pecinta anime bergenre olahraga di seluruh Indonesia, kali ini Otaku Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi anime olahraga yang wajib kalian tonton. Berikut ini datanya:

1. Kuroko No Basket
Kuroko No Basket
Berkisah tentang seorang pemain basket SMA bernama Kuroko yang memiliki kemampuan unik yang memiliki mimpi untuk mengalahkan mantan rekan-rekan setimnya saat SMP yang dijuluki Generasi Keajaiban. Di tim barunya, SMA Seirin, Kuroko bertemu dengan Kagami Taiga yang juga merupakan anak kelas satu. Keduanya ternyata memiliki pola permainan yang saling terikat, seperti Cahaya dan Bayangan. 
Kehadiran keduanya pun membuat tim SMA Seirin tumbuh menjadi kuda hitam yang layak diperhitungkan dalam pertandingan basket tingkat SMA di Jepang. Dapatkah Kuroko menggapai mimpinya untuk mengalahkan teman-teman jeniusnya semasa SMP yang disebut Generasi Keajaiban?

2. Slam Dunk
 Slam Dunk
Hanamichi hanyalah seorang berandalan sekolah yang tidak memiliki tujuan hidup. Hobinya cuma membuat onar. Hingga suatu saat dia jatuh cinta kepada adik kapten tim basket di SMA nya. Demi mendapatkan cinta gadis idamannya tersebut, Hanamichi yang sama sekali tidak tahu tentang basket pun nekad masuk dalam tim.
Kekonyolan demi kekonyolan Hanamichi dalam tim basket membuat tim menjadi terlihat kacau balau ketika Hanamichi ikut main. Apalagi tingkah polahnya yang tidak bisa diatur dan sok-sokan ingin menunjukkan bahwa dia adalah seorang jenius basket membuat para anggota tim menjadi kesal. Akankah Hanamichi berhasil mendapatkan hati sang adik kapten basket? Dan benarkah Hanamichi adalah seorang jenius basket yang muncul setiap 10 tahun sekali?

3. Eyeshield 21
Eyeshield 21
Kobayakawa Sena hanyalah seorang anak SMA kuper yang sering menjadi korban bully. Badannya yang kecil membuatnya selalu ditindas teman-temannya. Namun satu kelebihan Sena yaitu kecepatan larinya, membuat kapten American Football sekolahnya yang super licik dan cerdik tertarik merekrutnya. 
Karena saat itu tim sedang kekurangan anggota dan karena melihat bakat Sena yang luar biasa, sang kapten dengan sangat memaksa memasukkan Sena ke dalam pertandingan dengan "nama panggung" eyeshield 21. Ternyata nama "Eyeshield 21" sebenarnya adalah nama seorang pemain American Football tingkat SMA asal Jepang yang berhasil diakui di Amerika karena kemampuannya yang gila. Akankah Sena berhasil membuktikan bahwa dirinya lebih pantas menyandang nama Eyeshield 21 daripada Eyeshield 21 yang asli???

4. Haikyuu!!
Haikyuu!!
Hinata Shoyo hanya memiliki tinggi badan sekitar 165cm. Namun dia bermimpi untuk bertanding dalam kejuaraan Volly tingkat Nasional saat di SMA. Selain badannya yang kecil, cobaannya pun bertambah parah ketika orang yang ingin dia kalahkan saat SMP ternyata masuk SMA yang sama dengannya. Bagaimana mengalahkan orang yang berada dalam satu tim, padahal Volly adalah permainan tim?

5. Captain Tsubasa
Captain Tsubasa
Sejak balita, Tsubasa Osora sudah begitu dekat dengan bola. Dirinya pun tumbuh menjadi seorang anak yang tidak bisa lepas dari sepak bola. Baginya bola adalah teman. Prinsipnya tersebut ternyata menular pada rekan-rekan setimnya yang membuat setiap tim dimana Tsubasa berada menjadi tim yang begitu solid dan sangat mencintai sepak bola dan berjuang dengan kemampuan maksimal untuk meraih kemenangan.
Seiring bertambahnya usia, Tsubasa pun bermimpi membawa Tim Jepang menjuarai Piala Dunia. Lagi-lagi semangatnya tersebut menular pada rekan-rekannya yang lain. Yang membuat para pemuda Jepang ini menyebar bermain diberbagai Liga di Eropa dengan satu tujuan meningkatkan kemampuan untuk membawa Jepang juara Piala Dunia. Akankah mimpi Tsubasa dan teman-temannya kelak tercapai???

6. Diamond No Ace
Diamond No Ace
Eijun Sawamura, seorang pitcher yang bergabung dengan sebuah sekolah elit dengan seorang catcher bernama Kazuya Miyuki. Kedua anak tersebut pun terus berusaha keras bersama dengan seluruh anggota tim Baseball SMA mereka untuk melaju ke Japan's Koshien championships. 
Dengan alur yang seperti ini, mungkin cerita dari Ace of The Diamon ini terkesan biasa. Namun seperti yang kita tahu, banyak sekali hal-hal luar biasa, terutama yang berkaitan dengan semangat menggapai mimpi dan persahabatan yang selalu ada di dalam anime bertema olahraga. Saya rasa anime ini sangat layak untuk ditonton.

7. Yowamushi Pedal
Yowamushi Pedal
Sakamichi Onoda sebenarnya hanyalah seorang Otaku akut yang setiap minggunya selalu bersepeda sangat jauh hanya untuk mendapatkan barang-barang koleksinya di Akihabara. Suatu hari, hanya dengan menggunakan sepeda mininya, Onoda tanpa sadar dapat melaju berdampingan dengan para atlet balap sepeda saat mendaki gunung. Bahkan tampak Onoda begitu santai mengayuh sambil bernyanyi-nyanyi. Karena kesal para pembalap menaikkan kecepatannya, tetapi Onoda selalu saja berhasil menyalip.
Kejadian tersebut dilihat oleh pembalap sepeda lain yang kemudian berniat merekrut Onoda menjadi anggota tim balap sepeda SMA. Karena niat Onoda membuat kelompok Otaku SMA gagal, tidak ada yang mau mendaftar, akhirnya Onoda menerima pinangan tim Balap Sepeda. Rahasia kenapa Onoda bisa mengimbangi kecepatan sepeda balap hanya dengan sepeda mini pun akhirnya terkuak. Apakah sebenarnya rahasia sepeda mini Onoda?

Sebenarnya masih ada beberapa anime olahraga yang bisa dibilang bagus seperti Prince of Tennis, Free!! atau Hajime No Ipo. Namun sepertinya gambar Prince of Tennis terasa begitu classic kalau ditonton sekarang. Dan anime Free!! rasanya agak gimana gitu melihat tim renang cowok telanjang dada tiap hari.

Anime Olahraga selalu memiliki cerita yang sangat menarik dari waktu ke waktu. Jiwa muda yang selalu optimis seolah terbakar kembali untuk segera mewujudkan mimpi yang tertunda. Entah itu anime olahraga dengan kekuatan super yang tidak logis ataupun anime olehraga dengan trik unik yang masih logis, tetap saja menarik untuk dinikmati.

Untuk para pecinta anime bergenre olahraga di seluruh Indonesia, kali ini Otaku Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi anime olahraga yang wajib kalian tonton. Berikut ini datanya:

1. Kuroko No Basket
Kuroko No Basket
Berkisah tentang seorang pemain basket SMA bernama Kuroko yang memiliki kemampuan unik yang memiliki mimpi untuk mengalahkan mantan rekan-rekan setimnya saat SMP yang dijuluki Generasi Keajaiban. Di tim barunya, SMA Seirin, Kuroko bertemu dengan Kagami Taiga yang juga merupakan anak kelas satu. Keduanya ternyata memiliki pola permainan yang saling terikat, seperti Cahaya dan Bayangan. 
Kehadiran keduanya pun membuat tim SMA Seirin tumbuh menjadi kuda hitam yang layak diperhitungkan dalam pertandingan basket tingkat SMA di Jepang. Dapatkah Kuroko menggapai mimpinya untuk mengalahkan teman-teman jeniusnya semasa SMP yang disebut Generasi Keajaiban?

2. Slam Dunk
 Slam Dunk
Hanamichi hanyalah seorang berandalan sekolah yang tidak memiliki tujuan hidup. Hobinya cuma membuat onar. Hingga suatu saat dia jatuh cinta kepada adik kapten tim basket di SMA nya. Demi mendapatkan cinta gadis idamannya tersebut, Hanamichi yang sama sekali tidak tahu tentang basket pun nekad masuk dalam tim.
Kekonyolan demi kekonyolan Hanamichi dalam tim basket membuat tim menjadi terlihat kacau balau ketika Hanamichi ikut main. Apalagi tingkah polahnya yang tidak bisa diatur dan sok-sokan ingin menunjukkan bahwa dia adalah seorang jenius basket membuat para anggota tim menjadi kesal. Akankah Hanamichi berhasil mendapatkan hati sang adik kapten basket? Dan benarkah Hanamichi adalah seorang jenius basket yang muncul setiap 10 tahun sekali?

3. Eyeshield 21
Eyeshield 21
Kobayakawa Sena hanyalah seorang anak SMA kuper yang sering menjadi korban bully. Badannya yang kecil membuatnya selalu ditindas teman-temannya. Namun satu kelebihan Sena yaitu kecepatan larinya, membuat kapten American Football sekolahnya yang super licik dan cerdik tertarik merekrutnya. 
Karena saat itu tim sedang kekurangan anggota dan karena melihat bakat Sena yang luar biasa, sang kapten dengan sangat memaksa memasukkan Sena ke dalam pertandingan dengan "nama panggung" eyeshield 21. Ternyata nama "Eyeshield 21" sebenarnya adalah nama seorang pemain American Football tingkat SMA asal Jepang yang berhasil diakui di Amerika karena kemampuannya yang gila. Akankah Sena berhasil membuktikan bahwa dirinya lebih pantas menyandang nama Eyeshield 21 daripada Eyeshield 21 yang asli???

4. Haikyuu!!
Haikyuu!!
Hinata Shoyo hanya memiliki tinggi badan sekitar 165cm. Namun dia bermimpi untuk bertanding dalam kejuaraan Volly tingkat Nasional saat di SMA. Selain badannya yang kecil, cobaannya pun bertambah parah ketika orang yang ingin dia kalahkan saat SMP ternyata masuk SMA yang sama dengannya. Bagaimana mengalahkan orang yang berada dalam satu tim, padahal Volly adalah permainan tim?

5. Captain Tsubasa
Captain Tsubasa
Sejak balita, Tsubasa Osora sudah begitu dekat dengan bola. Dirinya pun tumbuh menjadi seorang anak yang tidak bisa lepas dari sepak bola. Baginya bola adalah teman. Prinsipnya tersebut ternyata menular pada rekan-rekan setimnya yang membuat setiap tim dimana Tsubasa berada menjadi tim yang begitu solid dan sangat mencintai sepak bola dan berjuang dengan kemampuan maksimal untuk meraih kemenangan.
Seiring bertambahnya usia, Tsubasa pun bermimpi membawa Tim Jepang menjuarai Piala Dunia. Lagi-lagi semangatnya tersebut menular pada rekan-rekannya yang lain. Yang membuat para pemuda Jepang ini menyebar bermain diberbagai Liga di Eropa dengan satu tujuan meningkatkan kemampuan untuk membawa Jepang juara Piala Dunia. Akankah mimpi Tsubasa dan teman-temannya kelak tercapai???

6. Diamond No Ace
Diamond No Ace
Eijun Sawamura, seorang pitcher yang bergabung dengan sebuah sekolah elit dengan seorang catcher bernama Kazuya Miyuki. Kedua anak tersebut pun terus berusaha keras bersama dengan seluruh anggota tim Baseball SMA mereka untuk melaju ke Japan's Koshien championships. 
Dengan alur yang seperti ini, mungkin cerita dari Ace of The Diamon ini terkesan biasa. Namun seperti yang kita tahu, banyak sekali hal-hal luar biasa, terutama yang berkaitan dengan semangat menggapai mimpi dan persahabatan yang selalu ada di dalam anime bertema olahraga. Saya rasa anime ini sangat layak untuk ditonton.

7. Yowamushi Pedal
Yowamushi Pedal
Sakamichi Onoda sebenarnya hanyalah seorang Otaku akut yang setiap minggunya selalu bersepeda sangat jauh hanya untuk mendapatkan barang-barang koleksinya di Akihabara. Suatu hari, hanya dengan menggunakan sepeda mininya, Onoda tanpa sadar dapat melaju berdampingan dengan para atlet balap sepeda saat mendaki gunung. Bahkan tampak Onoda begitu santai mengayuh sambil bernyanyi-nyanyi. Karena kesal para pembalap menaikkan kecepatannya, tetapi Onoda selalu saja berhasil menyalip.
Kejadian tersebut dilihat oleh pembalap sepeda lain yang kemudian berniat merekrut Onoda menjadi anggota tim balap sepeda SMA. Karena niat Onoda membuat kelompok Otaku SMA gagal, tidak ada yang mau mendaftar, akhirnya Onoda menerima pinangan tim Balap Sepeda. Rahasia kenapa Onoda bisa mengimbangi kecepatan sepeda balap hanya dengan sepeda mini pun akhirnya terkuak. Apakah sebenarnya rahasia sepeda mini Onoda?

Sebenarnya masih ada beberapa anime olahraga yang bisa dibilang bagus seperti Prince of Tennis, Free!! atau Hajime No Ipo. Namun sepertinya gambar Prince of Tennis terasa begitu classic kalau ditonton sekarang. Dan anime Free!! rasanya agak gimana gitu melihat tim renang cowok telanjang dada tiap hari.

Anime Olahraga selalu memiliki cerita yang sangat menarik dari waktu ke waktu. Jiwa muda yang selalu optimis seolah terbakar kembali untuk segera mewujudkan mimpi yang tertunda. Entah itu anime olahraga dengan kekuatan super yang tidak logis ataupun anime olehraga dengan trik unik yang masih logis, tetap saja menarik untuk dinikmati.

Untuk para pecinta anime bergenre olahraga di seluruh Indonesia, kali ini Otaku Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi anime olahraga yang wajib kalian tonton. Berikut ini datanya:

1. Kuroko No Basket
Kuroko No Basket
Berkisah tentang seorang pemain basket SMA bernama Kuroko yang memiliki kemampuan unik yang memiliki mimpi untuk mengalahkan mantan rekan-rekan setimnya saat SMP yang dijuluki Generasi Keajaiban. Di tim barunya, SMA Seirin, Kuroko bertemu dengan Kagami Taiga yang juga merupakan anak kelas satu. Keduanya ternyata memiliki pola permainan yang saling terikat, seperti Cahaya dan Bayangan. 
Kehadiran keduanya pun membuat tim SMA Seirin tumbuh menjadi kuda hitam yang layak diperhitungkan dalam pertandingan basket tingkat SMA di Jepang. Dapatkah Kuroko menggapai mimpinya untuk mengalahkan teman-teman jeniusnya semasa SMP yang disebut Generasi Keajaiban?

2. Slam Dunk
 Slam Dunk
Hanamichi hanyalah seorang berandalan sekolah yang tidak memiliki tujuan hidup. Hobinya cuma membuat onar. Hingga suatu saat dia jatuh cinta kepada adik kapten tim basket di SMA nya. Demi mendapatkan cinta gadis idamannya tersebut, Hanamichi yang sama sekali tidak tahu tentang basket pun nekad masuk dalam tim.
Kekonyolan demi kekonyolan Hanamichi dalam tim basket membuat tim menjadi terlihat kacau balau ketika Hanamichi ikut main. Apalagi tingkah polahnya yang tidak bisa diatur dan sok-sokan ingin menunjukkan bahwa dia adalah seorang jenius basket membuat para anggota tim menjadi kesal. Akankah Hanamichi berhasil mendapatkan hati sang adik kapten basket? Dan benarkah Hanamichi adalah seorang jenius basket yang muncul setiap 10 tahun sekali?

3. Eyeshield 21
Eyeshield 21
Kobayakawa Sena hanyalah seorang anak SMA kuper yang sering menjadi korban bully. Badannya yang kecil membuatnya selalu ditindas teman-temannya. Namun satu kelebihan Sena yaitu kecepatan larinya, membuat kapten American Football sekolahnya yang super licik dan cerdik tertarik merekrutnya. 
Karena saat itu tim sedang kekurangan anggota dan karena melihat bakat Sena yang luar biasa, sang kapten dengan sangat memaksa memasukkan Sena ke dalam pertandingan dengan "nama panggung" eyeshield 21. Ternyata nama "Eyeshield 21" sebenarnya adalah nama seorang pemain American Football tingkat SMA asal Jepang yang berhasil diakui di Amerika karena kemampuannya yang gila. Akankah Sena berhasil membuktikan bahwa dirinya lebih pantas menyandang nama Eyeshield 21 daripada Eyeshield 21 yang asli???

4. Haikyuu!!
Haikyuu!!
Hinata Shoyo hanya memiliki tinggi badan sekitar 165cm. Namun dia bermimpi untuk bertanding dalam kejuaraan Volly tingkat Nasional saat di SMA. Selain badannya yang kecil, cobaannya pun bertambah parah ketika orang yang ingin dia kalahkan saat SMP ternyata masuk SMA yang sama dengannya. Bagaimana mengalahkan orang yang berada dalam satu tim, padahal Volly adalah permainan tim?

5. Captain Tsubasa
Captain Tsubasa
Sejak balita, Tsubasa Osora sudah begitu dekat dengan bola. Dirinya pun tumbuh menjadi seorang anak yang tidak bisa lepas dari sepak bola. Baginya bola adalah teman. Prinsipnya tersebut ternyata menular pada rekan-rekan setimnya yang membuat setiap tim dimana Tsubasa berada menjadi tim yang begitu solid dan sangat mencintai sepak bola dan berjuang dengan kemampuan maksimal untuk meraih kemenangan.
Seiring bertambahnya usia, Tsubasa pun bermimpi membawa Tim Jepang menjuarai Piala Dunia. Lagi-lagi semangatnya tersebut menular pada rekan-rekannya yang lain. Yang membuat para pemuda Jepang ini menyebar bermain diberbagai Liga di Eropa dengan satu tujuan meningkatkan kemampuan untuk membawa Jepang juara Piala Dunia. Akankah mimpi Tsubasa dan teman-temannya kelak tercapai???

6. Diamond No Ace
Diamond No Ace
Eijun Sawamura, seorang pitcher yang bergabung dengan sebuah sekolah elit dengan seorang catcher bernama Kazuya Miyuki. Kedua anak tersebut pun terus berusaha keras bersama dengan seluruh anggota tim Baseball SMA mereka untuk melaju ke Japan's Koshien championships. 
Dengan alur yang seperti ini, mungkin cerita dari Ace of The Diamon ini terkesan biasa. Namun seperti yang kita tahu, banyak sekali hal-hal luar biasa, terutama yang berkaitan dengan semangat menggapai mimpi dan persahabatan yang selalu ada di dalam anime bertema olahraga. Saya rasa anime ini sangat layak untuk ditonton.

7. Yowamushi Pedal
Yowamushi Pedal
Sakamichi Onoda sebenarnya hanyalah seorang Otaku akut yang setiap minggunya selalu bersepeda sangat jauh hanya untuk mendapatkan barang-barang koleksinya di Akihabara. Suatu hari, hanya dengan menggunakan sepeda mininya, Onoda tanpa sadar dapat melaju berdampingan dengan para atlet balap sepeda saat mendaki gunung. Bahkan tampak Onoda begitu santai mengayuh sambil bernyanyi-nyanyi. Karena kesal para pembalap menaikkan kecepatannya, tetapi Onoda selalu saja berhasil menyalip.
Kejadian tersebut dilihat oleh pembalap sepeda lain yang kemudian berniat merekrut Onoda menjadi anggota tim balap sepeda SMA. Karena niat Onoda membuat kelompok Otaku SMA gagal, tidak ada yang mau mendaftar, akhirnya Onoda menerima pinangan tim Balap Sepeda. Rahasia kenapa Onoda bisa mengimbangi kecepatan sepeda balap hanya dengan sepeda mini pun akhirnya terkuak. Apakah sebenarnya rahasia sepeda mini Onoda?

Sebenarnya masih ada beberapa anime olahraga yang bisa dibilang bagus seperti Prince of Tennis, Free!! atau Hajime No Ipo. Namun sepertinya gambar Prince of Tennis terasa begitu classic kalau ditonton sekarang. Dan anime Free!! rasanya agak gimana gitu melihat tim renang cowok telanjang dada tiap hari.

Anime Olahraga selalu memiliki cerita yang sangat menarik dari waktu ke waktu. Jiwa muda yang selalu optimis seolah terbakar kembali untuk segera mewujudkan mimpi yang tertunda. Entah itu anime olahraga dengan kekuatan super yang tidak logis ataupun anime olehraga dengan trik unik yang masih logis, tetap saja menarik untuk dinikmati.

Untuk para pecinta anime bergenre olahraga di seluruh Indonesia, kali ini Otaku Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi anime olahraga yang wajib kalian tonton. Berikut ini datanya:

1. Kuroko No Basket
Kuroko No Basket
Berkisah tentang seorang pemain basket SMA bernama Kuroko yang memiliki kemampuan unik yang memiliki mimpi untuk mengalahkan mantan rekan-rekan setimnya saat SMP yang dijuluki Generasi Keajaiban. Di tim barunya, SMA Seirin, Kuroko bertemu dengan Kagami Taiga yang juga merupakan anak kelas satu. Keduanya ternyata memiliki pola permainan yang saling terikat, seperti Cahaya dan Bayangan. 
Kehadiran keduanya pun membuat tim SMA Seirin tumbuh menjadi kuda hitam yang layak diperhitungkan dalam pertandingan basket tingkat SMA di Jepang. Dapatkah Kuroko menggapai mimpinya untuk mengalahkan teman-teman jeniusnya semasa SMP yang disebut Generasi Keajaiban?

2. Slam Dunk
 Slam Dunk
Hanamichi hanyalah seorang berandalan sekolah yang tidak memiliki tujuan hidup. Hobinya cuma membuat onar. Hingga suatu saat dia jatuh cinta kepada adik kapten tim basket di SMA nya. Demi mendapatkan cinta gadis idamannya tersebut, Hanamichi yang sama sekali tidak tahu tentang basket pun nekad masuk dalam tim.
Kekonyolan demi kekonyolan Hanamichi dalam tim basket membuat tim menjadi terlihat kacau balau ketika Hanamichi ikut main. Apalagi tingkah polahnya yang tidak bisa diatur dan sok-sokan ingin menunjukkan bahwa dia adalah seorang jenius basket membuat para anggota tim menjadi kesal. Akankah Hanamichi berhasil mendapatkan hati sang adik kapten basket? Dan benarkah Hanamichi adalah seorang jenius basket yang muncul setiap 10 tahun sekali?

3. Eyeshield 21
Eyeshield 21
Kobayakawa Sena hanyalah seorang anak SMA kuper yang sering menjadi korban bully. Badannya yang kecil membuatnya selalu ditindas teman-temannya. Namun satu kelebihan Sena yaitu kecepatan larinya, membuat kapten American Football sekolahnya yang super licik dan cerdik tertarik merekrutnya. 
Karena saat itu tim sedang kekurangan anggota dan karena melihat bakat Sena yang luar biasa, sang kapten dengan sangat memaksa memasukkan Sena ke dalam pertandingan dengan "nama panggung" eyeshield 21. Ternyata nama "Eyeshield 21" sebenarnya adalah nama seorang pemain American Football tingkat SMA asal Jepang yang berhasil diakui di Amerika karena kemampuannya yang gila. Akankah Sena berhasil membuktikan bahwa dirinya lebih pantas menyandang nama Eyeshield 21 daripada Eyeshield 21 yang asli???

4. Haikyuu!!
Haikyuu!!
Hinata Shoyo hanya memiliki tinggi badan sekitar 165cm. Namun dia bermimpi untuk bertanding dalam kejuaraan Volly tingkat Nasional saat di SMA. Selain badannya yang kecil, cobaannya pun bertambah parah ketika orang yang ingin dia kalahkan saat SMP ternyata masuk SMA yang sama dengannya. Bagaimana mengalahkan orang yang berada dalam satu tim, padahal Volly adalah permainan tim?

5. Captain Tsubasa
Captain Tsubasa
Sejak balita, Tsubasa Osora sudah begitu dekat dengan bola. Dirinya pun tumbuh menjadi seorang anak yang tidak bisa lepas dari sepak bola. Baginya bola adalah teman. Prinsipnya tersebut ternyata menular pada rekan-rekan setimnya yang membuat setiap tim dimana Tsubasa berada menjadi tim yang begitu solid dan sangat mencintai sepak bola dan berjuang dengan kemampuan maksimal untuk meraih kemenangan.
Seiring bertambahnya usia, Tsubasa pun bermimpi membawa Tim Jepang menjuarai Piala Dunia. Lagi-lagi semangatnya tersebut menular pada rekan-rekannya yang lain. Yang membuat para pemuda Jepang ini menyebar bermain diberbagai Liga di Eropa dengan satu tujuan meningkatkan kemampuan untuk membawa Jepang juara Piala Dunia. Akankah mimpi Tsubasa dan teman-temannya kelak tercapai???

6. Diamond No Ace
Diamond No Ace
Eijun Sawamura, seorang pitcher yang bergabung dengan sebuah sekolah elit dengan seorang catcher bernama Kazuya Miyuki. Kedua anak tersebut pun terus berusaha keras bersama dengan seluruh anggota tim Baseball SMA mereka untuk melaju ke Japan's Koshien championships. 
Dengan alur yang seperti ini, mungkin cerita dari Ace of The Diamon ini terkesan biasa. Namun seperti yang kita tahu, banyak sekali hal-hal luar biasa, terutama yang berkaitan dengan semangat menggapai mimpi dan persahabatan yang selalu ada di dalam anime bertema olahraga. Saya rasa anime ini sangat layak untuk ditonton.

7. Yowamushi Pedal
Yowamushi Pedal
Sakamichi Onoda sebenarnya hanyalah seorang Otaku akut yang setiap minggunya selalu bersepeda sangat jauh hanya untuk mendapatkan barang-barang koleksinya di Akihabara. Suatu hari, hanya dengan menggunakan sepeda mininya, Onoda tanpa sadar dapat melaju berdampingan dengan para atlet balap sepeda saat mendaki gunung. Bahkan tampak Onoda begitu santai mengayuh sambil bernyanyi-nyanyi. Karena kesal para pembalap menaikkan kecepatannya, tetapi Onoda selalu saja berhasil menyalip.
Kejadian tersebut dilihat oleh pembalap sepeda lain yang kemudian berniat merekrut Onoda menjadi anggota tim balap sepeda SMA. Karena niat Onoda membuat kelompok Otaku SMA gagal, tidak ada yang mau mendaftar, akhirnya Onoda menerima pinangan tim Balap Sepeda. Rahasia kenapa Onoda bisa mengimbangi kecepatan sepeda balap hanya dengan sepeda mini pun akhirnya terkuak. Apakah sebenarnya rahasia sepeda mini Onoda?

Sebenarnya masih ada beberapa anime olahraga yang bisa dibilang bagus seperti Prince of Tennis, Free!! atau Hajime No Ipo. Namun sepertinya gambar Prince of Tennis terasa begitu classic kalau ditonton sekarang. Dan anime Free!! rasanya agak gimana gitu melihat tim renang cowok telanjang dada tiap hari.

Anime Olahraga selalu memiliki cerita yang sangat menarik dari waktu ke waktu. Jiwa muda yang selalu optimis seolah terbakar kembali untuk segera mewujudkan mimpi yang tertunda. Entah itu anime olahraga dengan kekuatan super yang tidak logis ataupun anime olehraga dengan trik unik yang masih logis, tetap saja menarik untuk dinikmati.

Untuk para pecinta anime bergenre olahraga di seluruh Indonesia, kali ini Otaku Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi anime olahraga yang wajib kalian tonton. Berikut ini datanya:

1. Kuroko No Basket
Kuroko No Basket
Berkisah tentang seorang pemain basket SMA bernama Kuroko yang memiliki kemampuan unik yang memiliki mimpi untuk mengalahkan mantan rekan-rekan setimnya saat SMP yang dijuluki Generasi Keajaiban. Di tim barunya, SMA Seirin, Kuroko bertemu dengan Kagami Taiga yang juga merupakan anak kelas satu. Keduanya ternyata memiliki pola permainan yang saling terikat, seperti Cahaya dan Bayangan. 
Kehadiran keduanya pun membuat tim SMA Seirin tumbuh menjadi kuda hitam yang layak diperhitungkan dalam pertandingan basket tingkat SMA di Jepang. Dapatkah Kuroko menggapai mimpinya untuk mengalahkan teman-teman jeniusnya semasa SMP yang disebut Generasi Keajaiban?

2. Slam Dunk
 Slam Dunk
Hanamichi hanyalah seorang berandalan sekolah yang tidak memiliki tujuan hidup. Hobinya cuma membuat onar. Hingga suatu saat dia jatuh cinta kepada adik kapten tim basket di SMA nya. Demi mendapatkan cinta gadis idamannya tersebut, Hanamichi yang sama sekali tidak tahu tentang basket pun nekad masuk dalam tim.
Kekonyolan demi kekonyolan Hanamichi dalam tim basket membuat tim menjadi terlihat kacau balau ketika Hanamichi ikut main. Apalagi tingkah polahnya yang tidak bisa diatur dan sok-sokan ingin menunjukkan bahwa dia adalah seorang jenius basket membuat para anggota tim menjadi kesal. Akankah Hanamichi berhasil mendapatkan hati sang adik kapten basket? Dan benarkah Hanamichi adalah seorang jenius basket yang muncul setiap 10 tahun sekali?

3. Eyeshield 21
Eyeshield 21
Kobayakawa Sena hanyalah seorang anak SMA kuper yang sering menjadi korban bully. Badannya yang kecil membuatnya selalu ditindas teman-temannya. Namun satu kelebihan Sena yaitu kecepatan larinya, membuat kapten American Football sekolahnya yang super licik dan cerdik tertarik merekrutnya. 
Karena saat itu tim sedang kekurangan anggota dan karena melihat bakat Sena yang luar biasa, sang kapten dengan sangat memaksa memasukkan Sena ke dalam pertandingan dengan "nama panggung" eyeshield 21. Ternyata nama "Eyeshield 21" sebenarnya adalah nama seorang pemain American Football tingkat SMA asal Jepang yang berhasil diakui di Amerika karena kemampuannya yang gila. Akankah Sena berhasil membuktikan bahwa dirinya lebih pantas menyandang nama Eyeshield 21 daripada Eyeshield 21 yang asli???

4. Haikyuu!!
Haikyuu!!
Hinata Shoyo hanya memiliki tinggi badan sekitar 165cm. Namun dia bermimpi untuk bertanding dalam kejuaraan Volly tingkat Nasional saat di SMA. Selain badannya yang kecil, cobaannya pun bertambah parah ketika orang yang ingin dia kalahkan saat SMP ternyata masuk SMA yang sama dengannya. Bagaimana mengalahkan orang yang berada dalam satu tim, padahal Volly adalah permainan tim?

5. Captain Tsubasa
Captain Tsubasa
Sejak balita, Tsubasa Osora sudah begitu dekat dengan bola. Dirinya pun tumbuh menjadi seorang anak yang tidak bisa lepas dari sepak bola. Baginya bola adalah teman. Prinsipnya tersebut ternyata menular pada rekan-rekan setimnya yang membuat setiap tim dimana Tsubasa berada menjadi tim yang begitu solid dan sangat mencintai sepak bola dan berjuang dengan kemampuan maksimal untuk meraih kemenangan.
Seiring bertambahnya usia, Tsubasa pun bermimpi membawa Tim Jepang menjuarai Piala Dunia. Lagi-lagi semangatnya tersebut menular pada rekan-rekannya yang lain. Yang membuat para pemuda Jepang ini menyebar bermain diberbagai Liga di Eropa dengan satu tujuan meningkatkan kemampuan untuk membawa Jepang juara Piala Dunia. Akankah mimpi Tsubasa dan teman-temannya kelak tercapai???

6. Diamond No Ace
Diamond No Ace
Eijun Sawamura, seorang pitcher yang bergabung dengan sebuah sekolah elit dengan seorang catcher bernama Kazuya Miyuki. Kedua anak tersebut pun terus berusaha keras bersama dengan seluruh anggota tim Baseball SMA mereka untuk melaju ke Japan's Koshien championships. 
Dengan alur yang seperti ini, mungkin cerita dari Ace of The Diamon ini terkesan biasa. Namun seperti yang kita tahu, banyak sekali hal-hal luar biasa, terutama yang berkaitan dengan semangat menggapai mimpi dan persahabatan yang selalu ada di dalam anime bertema olahraga. Saya rasa anime ini sangat layak untuk ditonton.

7. Yowamushi Pedal
Yowamushi Pedal
Sakamichi Onoda sebenarnya hanyalah seorang Otaku akut yang setiap minggunya selalu bersepeda sangat jauh hanya untuk mendapatkan barang-barang koleksinya di Akihabara. Suatu hari, hanya dengan menggunakan sepeda mininya, Onoda tanpa sadar dapat melaju berdampingan dengan para atlet balap sepeda saat mendaki gunung. Bahkan tampak Onoda begitu santai mengayuh sambil bernyanyi-nyanyi. Karena kesal para pembalap menaikkan kecepatannya, tetapi Onoda selalu saja berhasil menyalip.
Kejadian tersebut dilihat oleh pembalap sepeda lain yang kemudian berniat merekrut Onoda menjadi anggota tim balap sepeda SMA. Karena niat Onoda membuat kelompok Otaku SMA gagal, tidak ada yang mau mendaftar, akhirnya Onoda menerima pinangan tim Balap Sepeda. Rahasia kenapa Onoda bisa mengimbangi kecepatan sepeda balap hanya dengan sepeda mini pun akhirnya terkuak. Apakah sebenarnya rahasia sepeda mini Onoda?

Sebenarnya masih ada beberapa anime olahraga yang bisa dibilang bagus seperti Prince of Tennis, Free!! atau Hajime No Ipo. Namun sepertinya gambar Prince of Tennis terasa begitu classic kalau ditonton sekarang. Dan anime Free!! rasanya agak gimana gitu melihat tim renang cowok telanjang dada tiap hari.

Selasa, 22 September 2015

Kuroko No Basket The Movie telah dikonfirmasi

Setelah sukses dengan 3 seri animenya, kabar terbaru menyebutkan bahwa Kuroko No Basket The Movie akan segera diproduksi. Kabar yang sangat menggembirakan ini dikonfirmasikan seiring berjalannya hajatan KUROBAS CUP 2015 di Jepang.
Kuroko No Basket The Movie telah dikonfirmasi

Sebelumnya Anime News Network menuliskan bahwa Theatrical Movie Kurobas siap untuk diproduksi. Kami pikir itu adalah semacam drama panggung. Namun setelah kami kroscek di website resmi kuroko no basket, ternyata itu adalah pengumuman penggarapan Kuroko No Basket The Movie.

Belum ada detil yang lebih jauh mengenai informasi ini. Bahkan judul Movie-nya pun masih rahasia. Jika Kurobas The Movie adalah cerita lanjutan dari manga, kita bisa berharap para Kiseki No Sedai akan bergabung dalam satu tim dalam Kuroko No Basket The Movie. 

Apakah Kuroko  No Basket The Movie akan mengangkat cerita dari Kuroko No Basket Extra Game dimana Kiseki No Sedai akan bertanding bersama melawan tim Jabberwock dari Amerika??? Saya harap sih begitu. Harapan saya nantinya akan dibuat banyak Kuroko No Basket The Movie seperti halnya Captain Tsubasa The Movie, haha.

Referensi : kurobas.com

Setelah sukses dengan 3 seri animenya, kabar terbaru menyebutkan bahwa Kuroko No Basket The Movie akan segera diproduksi. Kabar yang sangat menggembirakan ini dikonfirmasikan seiring berjalannya hajatan KUROBAS CUP 2015 di Jepang.
Kuroko No Basket The Movie telah dikonfirmasi

Sebelumnya Anime News Network menuliskan bahwa Theatrical Movie Kurobas siap untuk diproduksi. Kami pikir itu adalah semacam drama panggung. Namun setelah kami kroscek di website resmi kuroko no basket, ternyata itu adalah pengumuman penggarapan Kuroko No Basket The Movie.

Belum ada detil yang lebih jauh mengenai informasi ini. Bahkan judul Movie-nya pun masih rahasia. Jika Kurobas The Movie adalah cerita lanjutan dari manga, kita bisa berharap para Kiseki No Sedai akan bergabung dalam satu tim dalam Kuroko No Basket The Movie. 

Apakah Kuroko  No Basket The Movie akan mengangkat cerita dari Kuroko No Basket Extra Game dimana Kiseki No Sedai akan bertanding bersama melawan tim Jabberwock dari Amerika??? Saya harap sih begitu. Harapan saya nantinya akan dibuat banyak Kuroko No Basket The Movie seperti halnya Captain Tsubasa The Movie, haha.

Referensi : kurobas.com

Setelah sukses dengan 3 seri animenya, kabar terbaru menyebutkan bahwa Kuroko No Basket The Movie akan segera diproduksi. Kabar yang sangat menggembirakan ini dikonfirmasikan seiring berjalannya hajatan KUROBAS CUP 2015 di Jepang.
Kuroko No Basket The Movie telah dikonfirmasi

Sebelumnya Anime News Network menuliskan bahwa Theatrical Movie Kurobas siap untuk diproduksi. Kami pikir itu adalah semacam drama panggung. Namun setelah kami kroscek di website resmi kuroko no basket, ternyata itu adalah pengumuman penggarapan Kuroko No Basket The Movie.

Belum ada detil yang lebih jauh mengenai informasi ini. Bahkan judul Movie-nya pun masih rahasia. Jika Kurobas The Movie adalah cerita lanjutan dari manga, kita bisa berharap para Kiseki No Sedai akan bergabung dalam satu tim dalam Kuroko No Basket The Movie. 

Apakah Kuroko  No Basket The Movie akan mengangkat cerita dari Kuroko No Basket Extra Game dimana Kiseki No Sedai akan bertanding bersama melawan tim Jabberwock dari Amerika??? Saya harap sih begitu. Harapan saya nantinya akan dibuat banyak Kuroko No Basket The Movie seperti halnya Captain Tsubasa The Movie, haha.

Referensi : kurobas.com

Setelah sukses dengan 3 seri animenya, kabar terbaru menyebutkan bahwa Kuroko No Basket The Movie akan segera diproduksi. Kabar yang sangat menggembirakan ini dikonfirmasikan seiring berjalannya hajatan KUROBAS CUP 2015 di Jepang.
Kuroko No Basket The Movie telah dikonfirmasi

Sebelumnya Anime News Network menuliskan bahwa Theatrical Movie Kurobas siap untuk diproduksi. Kami pikir itu adalah semacam drama panggung. Namun setelah kami kroscek di website resmi kuroko no basket, ternyata itu adalah pengumuman penggarapan Kuroko No Basket The Movie.

Belum ada detil yang lebih jauh mengenai informasi ini. Bahkan judul Movie-nya pun masih rahasia. Jika Kurobas The Movie adalah cerita lanjutan dari manga, kita bisa berharap para Kiseki No Sedai akan bergabung dalam satu tim dalam Kuroko No Basket The Movie. 

Apakah Kuroko  No Basket The Movie akan mengangkat cerita dari Kuroko No Basket Extra Game dimana Kiseki No Sedai akan bertanding bersama melawan tim Jabberwock dari Amerika??? Saya harap sih begitu. Harapan saya nantinya akan dibuat banyak Kuroko No Basket The Movie seperti halnya Captain Tsubasa The Movie, haha.

Referensi : kurobas.com

Setelah sukses dengan 3 seri animenya, kabar terbaru menyebutkan bahwa Kuroko No Basket The Movie akan segera diproduksi. Kabar yang sangat menggembirakan ini dikonfirmasikan seiring berjalannya hajatan KUROBAS CUP 2015 di Jepang.
Kuroko No Basket The Movie telah dikonfirmasi

Sebelumnya Anime News Network menuliskan bahwa Theatrical Movie Kurobas siap untuk diproduksi. Kami pikir itu adalah semacam drama panggung. Namun setelah kami kroscek di website resmi kuroko no basket, ternyata itu adalah pengumuman penggarapan Kuroko No Basket The Movie.

Belum ada detil yang lebih jauh mengenai informasi ini. Bahkan judul Movie-nya pun masih rahasia. Jika Kurobas The Movie adalah cerita lanjutan dari manga, kita bisa berharap para Kiseki No Sedai akan bergabung dalam satu tim dalam Kuroko No Basket The Movie. 

Apakah Kuroko  No Basket The Movie akan mengangkat cerita dari Kuroko No Basket Extra Game dimana Kiseki No Sedai akan bertanding bersama melawan tim Jabberwock dari Amerika??? Saya harap sih begitu. Harapan saya nantinya akan dibuat banyak Kuroko No Basket The Movie seperti halnya Captain Tsubasa The Movie, haha.

Referensi : kurobas.com